Apa perbedaan antara UI dan UX?

Penting untuk membedakan pengalaman pengguna (UX) dari antarmuka pengguna (UI), meskipun UI jelas merupakan bagian yang sangat penting dari desain.

Sebagai contoh, pertimbangkan situs web tentang ulasan film. Bahkan jika tampilan situs tersebut sempurna dan memudahkan dalam menemukan film yang dicari, pengalaman pengguna takkan sempurna bila film yang ada hanya film dari studio besar dan tidak ada film indie.

Tetapi seperti kebanyakan hal dalam hidup, orang-orang memiliki perbedaan pendapat dalam topik ini. Dan berikut ini beberapa pendapat pakar seputar perbedaan antara UI dan UX.

Inilah yang mereka katakan tentang perbedaan antara UI dan UX:

1. UX fokus pada memudahkan pengguna dalam menyelesaikan masalah, UI berfokus pada bagaimana tampilan dan fungsi produk di permukaan layar

Kita mulai pada masalah yang ingin kita selesaikan.

Desain UX berfokus pada apa pun yang mempengaruhi perjalanan pengguna dalam menyelesaikan suatu keperluan. Apapun yang mempengaruhi di sini dapat berupa positif dan negatif, baik di layar maupun yang tak tampak.

Sementara, desain UI difokuskan pada bagaimana tampilan dan fungsi dari tampilan situs tersebut.

User interface adalah bagian dari perjalanan itu.

Ibarat restoran: UI adalah meja, kursi, piring, gelas, dan peralatan makan. UX adalah segalanya, mencakup makanan, layanan, parkir, pencahayaan, dan musik.

2. Seorang desainer UX fokus pada aspek konseptual dari proses desain, desainer UI fokus pada elemen yang lebih interaktif

Seringkali kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan suatu disiplin ilmu malah berakhir terpisah dari makna aslinya.

Misalnya arsitek secara harfiah dimaknai seperti “kepala kuli” dan chef berarti “kepala tukang masak”.

Hal ini terjadi pada desainer UI dan UX. Seseorang yang berinteraksi dengan user interface (UI) berarti telah mengalami (UX) suatu situs. Sering dianggap, desainer UI berarti desainer UX, karena UI melebur menjadi pengalaman.

Padahal dalam konteks profesional, “User Experience Designer ” memiliki makna dan keahlian yang spesifik.

Designer Pengalaman Pengguna (UX) lebih memperhatikan aspek konseptual dari proses desain. Sementara designer UI fokus pada elemen yang lebih nyata dan interaktif.

3. Tidak ada perbedaan antara desain UX dan UI karena keduanya adalah dua hal yang tidak dapat dibandingkan satu sama lain.

Pendapat lain menyebut bahwa pengalaman pengguna terdiri dari sekelompok elemen yang berbeda, dan desain user interface adalah salah satunya. Ini, ketika digabungkan, membentuk pengalaman pengguna (UX).

Pendapat ini menyatakan bahwa UI tidak bisa dibandingkan dengan UX, karena UI adalah bagian di dalam UX dan bukan bagian terpisah.

Jika diibaratkan sebuah kue, UI adalah krim, piring, rasa, peralatan, dan cara penyajian.

UX adalah alasan kenapa kue disajikan, dan kenapa harus menyajikan kue dan bukan puding.

Jika UX sudah ditentukan, barulah UI dapat didesain dan dipikirkan.

4. UI umumnya tentang desain visual dan informasi yang terlihat di layar. UX adalah pengalaman secara lengkap, dan tak hanya tentang layar

Desain UX adalah tentang pengalaman lengkap, dan itu mungkin tak hanya memikirkan tentang layar.

Desain UI  umumnya sebatas desain visual dan desain informasi di layar. Sementara, UX adalah touch point dari apapun yang dialami pengguna atau pelanggan pada sistem, entah itu secara digital atau tidak.

5. UI fokus pada produk. UX berfokus pada pengguna dan perjalanan mereka melalui produk

UX berfokus pada pengguna dan perjalanan mereka sepanjang merasakan produk (membaca artikel, menonton video, mendengar lagu).

UI cenderung spesifik pada tampilan. Fokus utamanya pada label,visual, guideline, dan struktur.

UX adalah jalur melalui produk, mengartikulasikan perjalanan dan motivasi pengguna mengakses produk, dan menjadi alasan mengapa hal-hal tertentu diterapkan di UI dan bahkan lebih penting lagi, mengapa sesuatu tidak ditampilkan.

UX adalah tentang mengapa, sementara UI membahas tentang penerapannya.

Itulah sedikit pembahasan tentang Perbedaan UI & UX dan Manfaatnya untuk Website. Semoga membantu!

Baca Juga : 10 Tools Web Desain Terbaik Tahun 2020

Leave a comment

©drife 2020. All Rights Reserved.

en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish