Digital Marketing | April 18, 2018 7:10 am

Algoritma Google: Sejarah dan Perkembangannya

Google telah berkembang dari sebuah mesin pencari kecil di garasi menjadi sebuah raksasa. Kehidupan banyak orang telah terintegrasi dengan Google, mulai dari mesin pencarinya, layanan emailnya, GPS, hingga sistem operasi ponselnya.

Google terus membenahi mesin pencarinya agar memberikan hasil pencarian terbaik. Ini juga sebagai langkah menghindari pihak-pihak yang berusaha mencurangi algoritma Google, menggunakan black hat SEO.

Berikut ini perkembangan algoritma Google serta perkembangannya dari waktu ke waktu.

Kami memulai algoritma ini dari 2003, di mana pada tahun inilah Google baru serius mengembangkan algoritma khusus untuk mencegah black hat SEO. Apa saja?

  • 2003 – 2005 / Jagger – Bigdaddy

2003 dimulai dengan dikembangkannya algoritma Jagger dan Bigdaddy.
Jagger diupdate tiga kali pada 2003 hingga 2005, dengan fokus utama pada membongkar link building yang tidak natural, link berbayar, dan spam.
Sementara, algoritma Bigdaddy adalah sebuah perkembangan infrastruktur Google, yang berfungsi menangani URL redirect dan canonical. Berkat Bigdaddy, pada masa itu Google berhasil menyaring situs-situs yang menggunakan link spam dan link berbayar.

  • 2006-2008

Selama kurun tiga tahun antara 2006 hingga 2008 tak banyak perubahan besar dalam algoritma Google. Adapun perubahan kecil tidak dikonfirmasi oleh pihak Google.

  • 2009 / Vince – Caffeine

Pada medio 2009 Google merilis algoritma Vince. Algoritma ini mengakibatkan perubahan di level yang cukup besar, memberikan persaingan yang adil antara situs brand besar dengan situs kecil.
Update Google lainnya, Caffeine adalah sebuah algoritma baru berisi sistem indexing. Ini membuat Google mampu merayap dan melacak data lebih cepat dan efisien.
Google juga merilis perubahan infrastruktur besar-besaran, didesain untuk mempercepat crawling, memperbesar indexing, dan ranking yang nyaris real-time.

Pada tahun ini konten yang baru diindex pun juga bisa masuk ke halaman pertama Google, terutama bila volume pencarian sedang sangat tinggi dan data terus berubah dari waktu ke waktu. Ini membuat Google dapat menjadi referensi berita paling update.

  • 2010

Tidak terjadi adanya perubahan algoritma yang besar selama periode ini.

  • 2011 / Panda

Terjadi sebuah guncangan besar dalam update algoritma tahun ini. Google menyebut algoritma ini sebagai Panda, mengguncang industri SEO dan pemain-pemain besar.
Pada tahun ini, keyword stuffing, backlink berbayar, dan skema-skema black hat mendapat guncangan besar, dan 12% kueri terdampak oleh update Panda.
Pada tahun ini pula Panda diupdate untuk bahasa selain bahasa Inggris.

drife-google
  • 2012 / Panda, Venice

Pada tahun ini Google menurunkan peringkat pada situs-situs yang menampilkan terlalu banyak iklan di laman mereka.
Pada tahun ini juga ada update untuk algoritma Venice, sehingga hasil pencarian dapat ditampilkan berdasarkan lokasi IP pencari. Sehingga Google bisa mendeteksi kueri lebih baik berdasarkan relevansi dengan hasil pencarian sebelumnya dan lokasi pencari.

Selain itu pada tahun ini Panda juga diupdate, sehingga situs yang melakukan praktik keyword stuffing dan unnatural linking semakin cepat terdeteksi.

  • 2013 – Penguin 2.0, Payday Loan, Hummingbird

Pada tahun ini Google mengupdate Penguin. Hasilnya Google dapat mendeteksi link spam lebih baik.
Google juga merilis algoritma Payday Loan yang ditargetkan pada kueri yang terkait pornografi, perjudian, dan pinjaman uang.
Google juga merilis algoritma Hummingbird, yang memberikan hasil pencarian lebih kompleks berdasarkan perilaku dan kebiasaan pencari. Ini memberikan dampak pada 90% hasil pencarian di seluruh dunia.

drife-google
  • 2014 / Payday Loan 3.0, Panda 4.0, Pigeon, Penguin 3.0

Tahun ini ada update pada Payday Loan sehingga situs spam semakin mudah dideteksi. Google Panda 4.0 juga dirilis yang memberikan dampak pada kueri berbahasa Inggris sekitar 7,5%.
Pigeon juga dirilis, yang memberikan peningkatan terhadap parameter ranking berbasis jarak dan lokasi.

  • 2015 / Mobile Update, Phantom Update, Panda 4.2, RankBrain

Pada tahun ini Google merilis update yang membuat situs mobile akan meraih ranking lebih baik.
Selain itu Google juga merilis Quality Update, yang mengkonfirmasi perubahan pada algoritma ranking Google. Situs yang memasang terlalu banyak iklan akan terkena impak paling besar.
Google juga merilis RankBrain, sebuah algoritma belajar, yang memberikan hasil pecarian lebih baik berdasarkan perilaku dan kebiasaan penggunanya.

  • 2016 / Penguin 4.0

Penguin 4.0 dirilis pada tahun ini, yang terintegrasi dengan algoritma inti Google, ini membuat Penguin sekarang mampu mengevaluasi situs dan tautan secara real-time. Penguin juga memberi nilai pada tautan. Setiap link punya nilai berbeda. Dan ini mampu membedakan link spam dan link yang asli secara lebih baik.

  • 2017

Pada tahun ini terjadi perubahan minor pada algoritma inti. Google juga menurunkan peringkat pada situs yang berisi iklan terlalu banyak, konten yang terlalu sedikit, situs yang lamban dan tidak responsif, dan semua elemen lain yang mempengaruhi kenyamanan pengguna.

Demikianlah Algoritma Google: Sejarah dan Perkembangannya. Google terus memperbarui algoritmanya demi kenyamanan penggunanya. Dan sebagai praktisi SEO, Anda harus terus memperhatikan perubahan Google dan beradaptasi.