Anda telah bekerja keras di blog Anda, dan Anda merasa blog Anda sudah cukup mantap. Sekarang saatnya untuk serius tentang traffic blog.

Berikut adalah lima langkah mudah yang dapat mulai Anda lakukan untuk meningkatkan traffic blog!

1. Jadilah Strategis Terhadap Konten Anda

Jika Anda ingin meningkatkan traffic blog, hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah membuat konten yang lebih baik.

Anda mungkin pernah mendengar istilah “konten adalah raja”. Namun, membuat “konten yang lebih baik” bukan hanya tentang kualitas. Ini juga berarti bahwa Anda harus lebih strategis dalam memasarkan konten Anda.

Konten yang paling sukses adalah konten yang dapat memenuhi suatu kebutuhan khusus. Pikirkan tentang audiens Anda dan apa yang mereka sukai. Konten sekarang ini hampir selalu jatuh ke dalam salah satu dari dua kategori: keren dan lucu, atau bermanfaat dan mendidik. Pilih salah satu dan Anda mungkin sudah memulai dengan awal yang baik.

Pastikan bahwa sebagian besar konten Anda abadi. Konten abadi, atau konten evergreen, adalah jenis konten yang dapat hidup selamanya di web, tidak mudah basi, dan waktu tidak akan menjadi relevan.

Misalnya, posting tentang gosip artis minggu ini akan basi dalam beberapa bulan ke depan. Sementara, artikel tentang 10 film klasik terbaik sepanjang masa akan terus relevan selama bertahun-tahun, membuatnya abadi.

2. Jangan Takut dengan Kata Kunci

Jika Anda benar-benar ingin mengarahkan traffic besar ke blog Anda, kata kunci dan SEO harus menjadi bagian dari strategi Anda.

SEO dan semua aspek-aspeknya memang rumit, tetapi ingat, sebagai langkah awal, terutama bila situs Anda belum terlalu besar, SEO yang sederhana seharusnya sudah cukup baik, apalagi jika dilakukan dengan benar. Jika bisa lebih baik, tentu lebih bagus.

Salah satu aspek mudah yang bisa lakukan dalam SEO adalah menarget kata kunci panjang, alias long tail keyword.

Kata kunci ekor panjang adalah frase pencarian yang terdiri dari 3+ kata kunci. Kata kunci ekor panjang lebih mudah ditargetkan, dan lebih murah diiklankan, karena persaingan di kata kunci panjang tergolong lebih sepi.

Menargetkan kata kunci ekor panjang adalah satu-satunya peluang Anda mendapatkan tempat SERP teratas di Google.

3. Temukan sarang audiens Anda

Ketika mempromosikan blog Anda, penting untuk diingat bahwa Anda harus berpikir strategis tentang di mana Anda harus menghabiskan waktu Anda.

Meskipun bagus punya akun di berbagai jejaring sosial, Anda akan kehabisan tenaga dan waktu jika mencoba untuk menguasai semuanya.

Coba luangkan waktu dan lihat jejaring sosial mana yang paling cocok untuk Anda. Apakah blog Anda lebih berat pada aspek visual? Jika iya, maka Instagram adalah platform yang tepat. Jika blog Anda membahas karir dan bisnis, mungkin bagus bila berpromosi di LinkedIn.

Gunakan Google Analytics untuk melihat situs web mana yang mendorong traffic paling banyak ke situs Anda. Temukan forum dan situs yang biasa dikunjungi audiens Anda, dan aktiflah lebih banyak di sana.

Terlibatlah dalam diskusi dan poskan link atau komentar blog bila perlu. Yang perlu diingat adalah Anda tidak boleh melakukan spamming.

Anda harus membawa diri sebagai anggota di dalam komunitas tersebut, dan berbagilah sesuatu yang bernilai bagi mereka. Berikan tips dan trik, jawablah pertanyaan. Jangan terus menerus spamming link blog!

Jika seseorang meminta saran tentang konteks yang rasanya pernah Anda bahas di artikel Anda, maka jawablah dan arahkan mereka ke artikel Anda.

Ingin Lebih Banyak Traffic? Mintalah. 

Terkadang untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan, Anda harus memintanya. Sebuah studi dari Social Bakers menemukan bahwa pengguna yang meminta pengikut mereka untuk “RT” posting mereka di Twitter menerima rata-rata 73,48 retweet per tweet. Mereka yang tidak meminta retweet hanya menerima 2.09 retweet.

Jika Anda ingin orang-orang membagikan konten Anda, mintalah pada mereka!

Ini berlaku untuk semua Call-To-Action. Meskipun niat Anda mungkin tampak jelas bagi Anda, tapi menegaskan kembali tindakan yang harus dilakukan pada pengunjung sangat meningkatkan kemungkinan bahwa mereka akan mengikuti kemauan Anda.

4. Optimasi Kecepatan dan Mobile-Friendly pada Situs Anda

Meningkatkan kecepatan sekilas tak terlihat sebagai rencana marketing, tapi percayalah, semakin cepat suatu situs, semakin pengunjung betah berlama-lama.

Pengunjung Anda tidak akan menunggu blog Anda selesai loading.

Jika halaman Anda tidak muncul cukup cepat, mereka akan menekan tombol back dan beralih ke artikel berikutnya yang ada di Google.

Makanya, kecepatan situs adalah hal krusial. Jika Anda tidak tahu seberapa cepat situs Anda, maka gunakanlah Google’s Page Speed Insights tool.  

Google akan memberi tahu skor kecepatan situs Anda, serta kiat tentang apa yang harus Anda lakukan untuk menambah kecepatan situs.

5. Bersikap baiklah terhadap kompetitor Anda

Sikap yang baik akan membawa situs Anda terlihat baik pula.

Jika Anda ingin membangun traffic blog yang besar, maka jalinlah hubungan baik dengan blogger lain di niche Anda. Kadang-kadang Anda bahkan harus bergabung dengan kompetitor Anda.

Berkomentarlah secara aktif di blog lain dan di berbagai komunitas. Pertimbangkan untuk mewawancarai pelaku industri besar atau termasuk blogger lain di pos “terbaik” (misalnya, 10 Blog Terbaik Tentang Bisnis).

Setelah Anda memiliki seorang blogger yang dikutip atau ditampilkan di salah satu posting Anda, mention mereka dalam tweet untuk memberi tahu mereka. Kemungkinannya adalah blogger tersebut akan me-retweet dan berbagi posting yang menyebutkan mereka, mendatangkan lebih banyak ketertarikan dan traffic menuju ke situs Anda.

Internal link di dalam postingan blog Anda sendiri memang sangat bagus untuk SEO, tetapi penting untuk menautkan ke sumber luar juga. Ini memberi sinyal kepada Google bahwa Anda bukan spammer dan membantu membangun hubungan positif dengan blog lain yang Anda tautkan. Membangun hubungan baik juga membuat guest posting menjadi lebih mudah.

Nah, itulah strategi marketing yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan traffic ke dalam blog Anda. Semoga membantu!

Leave a comment

©drife 2020. All Rights Reserved.

en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish