Di era digital ini, E-commerce dan E-Business tentu tidak asing lagi di mata dan telinga kita. Tapi, seringkali orang salah memahami konsep antara keduanya. Padahal, meskipun E-Commerce dan E-Business itu memiliki konsep yang serupa, keduanya merupakan dua kegiatan yang berbeda lho.

Apa saja perbedaannya? Drife akan menjabarkan 4 perbedaan konsep inti antara E-Commerce dan E-Business di sini. Simak yuk!

  1. Beda Pengertian

Jika dilihat dari definisinya, E-Commerce adalah kegiatan perdagangan barang dan jasa yang dilakukan via internet melalui perangkat elektronik. Contoh kegiatan E-Commerce antara lain adalah perbankan online, belanja online, pemesanan tiket online, jejaring sosial, dsb.

Berbeda dengan itu, E-Business memiliki definisi dan kegiatan yang lebih luas. E-Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara elektronik. Adapun kegiatan dalam E-Business ini tidak sebatas jual-beli barang saja, tetapi termasuk memberikan layanan kepada pelanggan, berkomunikasi dengan karyawan, menjalin relasi dengan klien atau mitra bisnis, dsb. 

  1. Beda Cakupan Kegiatan

Dari beda pengertian ini, kita bisa melihat perbedaan lingkup kerja antara E-Commerce dan E-Business. Untuk E-Commerce, ia memiliki lingkup kerja yang cenderung sempit karena hanya sebatas membeli dan menjual barang di website. Sementara E-Business cakupannya lebih luas, tidak terbatas pada transaksi komersial, tapi juga meyediakan layanan lainnya. Jadi, lingkup kerja E-Business mencakup kegiatan E-Commerce juga.

  1. Beda Kebutuhan

E-Commerce dan E-Business juga memiliki requirements yang berbeda. E-Commerce membutuhkan website sebagai platform untuk merepresentasikan brand. Sementara E-Business membutuhkan website dan CRM (Customer Relationship Management), ERP (Enterprise Resource Planning). Jika E-Commerce membutuhkan internet untuk menghubungkan sebuah perusahaan dengan dunia, E-Business membutuhkan internet, intranet, dan ekstranet.

  1. Beda Pendekatan

Perbedaan yang  terakhir adalah dalam segi pendekatan. E-Commerce membutuhkan pendekatan yang bersifat extrovert karena kegiatannya yang lebih banyak berhubungan dengan pihak-pihak di luar perusahaannya seperti pelanggan, pemasok, distributor, dll. 

Sementara itu, E-Business lebih bersifat ambivert. Hal ini dikarenakan E-Business tidak hanya harus menjalin relasi dengan pihak-pihak di luar perusahaannya, tapi juga harus berhubungan dengan pihak-pihak internal seperti karyawannya sendiri.

Nah, itu tadi adalah 4 perbedaan mendasar antara E-Commerce dan E-Business. Intinya, E-Commerce merupakan bagian utama dari E-Business. Atau bisa juga disimpulkan bahwa E-Commerce adalah E-Business, tetapi E-Business belum tentu E-Commerce. Yang pasti, kedua hal ini sangat relevan untuk dikembangkan di dunia digital ini. Apalagi di saat semua orang sedang mengurangi kontak fisik seperti di masa PSBB ini.

Mau belajar lebih lanjut tentang dunia digital?

Jangan ragu untuk konsultasi dengan Drife!

Leave a comment

en_USEnglish
id_IDIndonesian en_USEnglish